Lompat ke konten
Home » Blog » Mengenal Ragam Pakaian Adat Bangka Belitung

Mengenal Ragam Pakaian Adat Bangka Belitung

Baju Seting Bangka Belitung

Pakaian adat Bangka Belitung, sebagaimana pakaian adat daerah lain di Indonesia, merupakan cerminan kaya akan warisan budaya yang telah diwariskan dari generasi ke generasi. Dengan keunikan motif, warna, dan detailnya, pakaian adat Bangka Belitung memperlihatkan keindahan serta keanggunan yang membedakannya dari busana tradisional di daerah-daerah lain.

Pakaian adat tidak sekadar sebagai pakaian seremonial semata. Tetapi juga memiliki peran yang lebih luas sebagai simbol kebanggaan terhadap warisan budaya lokal dan identitas yang kaya akan tradisi dan sejarah. Penasaran dengan baju adat Bangka Belitung? Yuk simak penjelasan kami dibawah ini!

Sejarah Pakaian Adat Bangka Belitung

Pakaian adat Bangka Belitung bukan hanya sekedar simbol kekayaan budaya dan sejarah, tapi juga mencerminkan identitas yang kaya dari berbagai kelompok etnis yang menetap di provinsi tersebut. Provinsi Bangka Belitung terletak di sebelah timur Sumatera. Yang mana ditinggali oleh beragam kelompok etnis yang masing-masing memiliki baju adat yang unik.

Baju adat Bangka Belitung yang terkenal adalah baju seting dan kain cual, yang digunakan pada acara kebesaran serta upacara pernikahan. Kedua pakaian ini merupakan hasil perpaduan budaya Arab dan Tionghoa yang khas di daerah tersebut.

Pakaian adat ini memiliki cerita menarik tentang asal-usulnya. Awalnya, saudagar Arab datang ke wilayah Bangka Belitung untuk berdagang dan berinteraksi dengan masyarakat lokal. Namun, beberapa di antara mereka kemudian menikahi perempuan Tionghoa, yang membawa unsur kebudayaan Tionghoa ke wilayah tersebut.

Dari pernikahan-pernikahan ini, munculah pakaian adat yang memadukan elemen-elemen Arab dan Tionghoa, menciptakan gaya berpakaian yang unik dan menarik.

Inilah Ragam Pakaian Adat Bangka Belitung

Sama seperti daerah-daerah lain di Indonesia yang memiliki pakaian adat khas, Provinsi Bangka Belitung juga memiliki pakaian adat yang unik dan mencerminkan budaya serta tradisi masyarakat setempat. Pakaian adat Bangka Belitung tidak hanya menampilkan keindahan estetika, tetapi juga mengandung makna filosofis dan nilai-nilai sejarah yang mendalam. Berikut ini adalah beberapa contoh pakaian adat dari Bangka Belitung:

1. Baju Seting

pakaian adat Bangka Belitung

Baju Seting adalah pakaian adat khas Bangka Belitung yang mewah. Meskipun memiliki variasi model yang berbeda. Baju Seting ini umumnya terbuat dari kain sutra atau beludru, memberikan kesan kemewahan dan elegan bagi pemakainya.

Baju Seting untuk pengantin perempuan berbentuk baju kurung yang dihiasi dengan manik-manik berwarna kuning keemasan. Untuk melengkapi penampilannya, baju Seting biasanya dipadukan dengan aksesori berlimpah, seperti manik-manik emas, hiasan bahu, ikat pinggang, dan kalung.

Baca juga: 10 Tarian Daerah Kepulauan Bangka Belitung

Sementara itu, Baju Seting untuk pengantin pria, berbentuk seperti jubah Arab berwarna merah tua. Jubah ini sering dipasangkan dengan selendang atau selempang yang dikenakan di bahu kanan. Untuk bagian bawah, mereka biasanya memakai celana yang disesuaikan dengan warna jubahnya.

Aksesori untuk pengantin pria terbatas pada penutup kepala yang sesuai dengan warna jubah, serta pemakaian sandal Arab sebagai alas kaki.

2. Kain Cual Bangka Belitung

Kain Cual Bangka Belitung

Berikutnya, dalam ragam Pakaian Adat Bangka Belitung, terdapat Kain Cual, yang juga dikenal sebagai kain lasem atau kain besusur. Proses pembuatan Kain Cual melibatkan teknik tradisional tenun ikat yang memerlukan waktu yang cukup lama karena tingkat kerumitannya yang tinggi.

Hal ini membuat Kain Cual memiliki harga yang tinggi, karena dibuat dengan keahlian khusus menggunakan berbagai bahan seperti sutra, katun, polyester, serat kayu, dan benang emas seberat 18 karat. Motif Kain Cual terbagi menjadi dua jenis, yaitu motif Pengantin Bekecak (corak penuh) dan motif Jande Bekecak (motif ruang kosong). Masing-masing motif memiliki makna tersendiri seperti:

  1. Motif bunga digunakan sebagai simbol kesucian, segala kebaikan, dan keagungan rezeki.
  2. Motif bebek melambangkan persatuan dan kesatuan.
  3. Motif naga sering kali dianggap sebagai lambang keperkasaan.
  4. Sedangkan motif flora atau fauna seringkali dipilih untuk menggambarkan kekayaan alam.

3. Alas Kaki Pengantin

Selain pakaian adat utama seperti Baju Seting dan Kain Cual, Bangka Belitung juga memiliki sandal khas yang menjadi bagian penting dari warisan busana tradisionalnya. Sandal yang dikenal dengan sebutan “pending selop” atau “sandal Arab” ini memiliki ciri khas unik dengan ujungnya yang lancip menyerupai perahu.

Penggunaan pending selop bukan hanya sekadar mode, melainkan juga mencerminkan gaya hidup masyarakat pulau-pulau ini yang nyaman, sederhana, dan sesuai untuk iklim tropis. Bentuk ujung yang lancip tidak hanya menambah kesan elegan tetapi juga mempertahankan nuansa tradisional pada penampilan pemakainya.

4. Aksesoris Pakaian Wanita

Baju adat Bangka Belitung, selalu menampilkan kesan yang berkelas, baik untuk pria maupun wanita, elegan untuk wanita, dan gagah untuk pria. Ini juga sekaligus mencerminkan kekayaan budaya Nusantara yang beragam. Khusus untuk pengantin wanita, aksesoris yang melengkapi busana adatnya menjadi unsur penting dalam menambah pesona dan keanggunan.

Baca juga: Lirik Lagu Zapin Melayu Bangka Belitung

Mahkota berwarna emas adalah salah satu aksesoris utama yang menonjolkan keanggunan pengantin. Ornamen khusus berbentuk bunga teratai yang menghiasi mahkota menjadi lambang kemurnian dan keindahan.

Di samping itu, beberapa aksesoris lainnya juga turut mempercantik penampilan pengantin wanita. Teratai atau penutup dada menjadi elemen penting lainnya yang memperkaya busana adat dengan nuansa elegan dan anggun. Tembang goyang, tembang cempaka, serta motif daun bambu juga menyempurnakan tampilan pakaian adat dengan hiasan khas dan motif yang indah.

5. Aksesoris Pakaian Pria

Pakaian adat Bangka Belitung untuk pengantin pria mengusung ciri khas yang kaya akan tradisi dan simbolisme. Biasanya berupa jubah panjang dengan warna dominan merah atau kadang-kadang biru tua, dipilih dengan makna penting dalam upacara pernikahan. Seperti melambangkan keberanian, keberuntungan, dan keharmonisan dalam kehidupan pernikahan.

Aksesoris seperti selempang atau selendang yang disampirkan di bahu kanan bukan hanya sebagai dekorasi, tetapi juga memberikan sentuhan anggun dan megah pada penampilan pengantin pria. Bagian bawahnya dilengkapi dengan celana berwarna selaras dengan jubah yang dikenakan.

Demikianlah penjelasan terkait dengan pakaian adat Bangka Belitung. Bangka Belitung adalah salah satu provinsi di Indonesia yang memiliki destinasi wisata yang memukau, mulai dari pantai-pantainya, danau bekas tambang timah hingga museum-museumnya.

Jika Anda merencanakan liburan di Bangka Belitung, Anda bisa menjelajahi pesona alamnya yang memukau dengan menggunakan layanan Tour Belitung yang kami tawarkan. Sebagai perusahaan jasa tour and travel wisata Belitung yang berpengalaman, kami telah menyusun paket-paket liburan yang dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan dan preferensi Anda.

Dari pantai-pantai indah yang berpasir putih hingga kegiatan menyelam yang menakjubkan, kami siap membawa Anda menelusuri setiap sudut keindahan pulau ini. Dengan tim profesional kami yang memiliki pengetahuan lokal yang luas, Anda dapat yakin bahwa setiap detil perjalanan Anda akan dirancang dengan sempurna. Sehingga Anda dapat menikmati liburan Anda tanpa khawatir tentang apa pun.

Silahkan hubungi kami untuk memilih paket tour Belitung yang Anda inginkan!